Selasa, 23 April 2013

Tujuan dan pengaruh Kinerja karyawan



Tujuan Pengukuran Kinerja Karyawan
Menurut Joseph Tiffin yang dikutip oleh Henry Simamora dalam buku "Manajemen Sumber Daya Manusia" (1995:344-345), tujuan mengevaluasi kinerja karyawan dapat dikategorikan atas dua tujuan pokok, yaitu:
1.         Untuk  tujuan  administrasi  pengambilan   keputusan  promosi   dan mutasi, misalnya:
a.         Sebagai dasar pengambilan keputusan promosi dan mutasi.
b.         Untuk menentukan jenis-jenis latihan kerja yang diperlukan.
c.         Sebagai kriteria seleksi dan penempatan karyawan.
d.         Sebagai dasar penilaian program latihan dan efektivitas jadwal kerja,   metode   kerja,   struktur   organisasi,   sistem pengawasan, kondisi kerja dan peralatan.
e.         Sebagai metode pembayaran gaji dan upah.
2.         Tujuan individual employee development, yang meliputi:
a.         Sebagai alat ukur mengidentifikasi kelemahan-kelemahan personal dan dengan demikian bisa sebagai bahan pertimbangan agar bisa diikutsertakan dalam program latihan kerja tambahan.
b.         Sebagai alat untuk memperbaiki atau mengembangkan kecakapan kerja yang baik.
c.         Sebagai alat untuk meningkatkan motivasi kerja Karyawan sehingga dapat tercapai tujuan untuk mendapatkan performance kerja yang baik.
d.         Sebagai alat untuk mendorong atau membiasakan para atasan untuk mengobservasikan  perilaku  dari  bawahannya  supaya diketahui minat dan kebutuhan-kebutuhan bawahannya.
e.         Sebagai  alat  untuk bisa melihat kekurangan  atau kelemahan-
kelemahan   dimasa   lampau   dan   meningkatkan kemampuan-kemampuan karyawan selanjutnya.

 Pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan
Meskipun hanya merupakan salah satu faktor dari banyak faktor berpengaruh lainnya, kepuasan kerja juga mempengaruhi tingkat kinerja karyawan. Dengan kepuasan kerja yang diperoleh. diharapkan kinerja karyawan yang tinggi dapat dicapai para karyawan. Tanpa adanya kepuasan kerja, karyawan akan bekerja tidak seperti apa yang diharapkan oleh perusahaan, maka akibatnya kinerja karyawan menjadi rendah, sehingga tujuan perusahaan secara maksimal tidak akan tercapai. Sehingga dapat diketahui bahwa tidak hanya kemampuan karyawan saja yang diperlukan dalam bekerja tetapi juga motivasi dalam bekerjapun sangat mempengaruhi karyawan untuk kinerjanya lebih baik. Salah satu upaya yang dapat ditempuh oleh para manajer / atasan untuk memotivasi karyawannya adalah dengan menciptakan kepuasan dalam bekerja agar tercapainya kinerja karyawan didalam perusahaan tersebut meskipun disadari bahwa hal itu tidak mudah.
informasi :


untuk sahabat yang lagi bingung mencari judul skripsi atau lagi menyusun skripsi
kami memberikan solusi dengan menawarkan contoh skripsi yang dijual murah dalam bentuk kaset DVD untuk semua jurusan apabila anda berminat kunjungi http://jualskripsinew.blogspot.com/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar